KALAH DARI BHAYANGKARA FC, SUPORTER MINTA MANAJEMEN PERSIB PECAT DJAJANG NURJAMAN

KALAH DARI BHAYANGKARA FC, SUPORTER MINTA MANAJEMEN PERSIB PECAT DJAJANG NURJAMAN

Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Minggu 4 Juni 2017 malam WIB menyisakan kesedihan dan kekecewaan bagi manajemen dan pemain persib setelah berhasil dikalahkan oleh Bhayangkara FC dengan skor 0-2. Pertandingan yang berlangsung di kandang tim Bhayangkara FC tidak hanya di ramaikan oleh suporter dari Bhayangkara FC, tetapi juga di penuhi oleh bobotoh Persib yang dengan sengaja datang dari berbagai wilayah untuk menyaksikan jangoannya bertanding.

Alhasil setelah peluit panjang tanda pertandingan berakhir di tiup, semua bobotoh persib mengalami kekecewaan lantaran kekalahan persib. Tidak sedikit dari rasa kecewa tersebut berubah menjadi kemarahan karena merasa kesal jagoannya kalah bertanding, seperti yang dirasakan salah satu bobotoh asal karawang, Herman (30). Dia mengakui, jika dia dan rombongan Bobotoh  sangat kecewa dengan kekalahan yang ditelan Persib di kandang Bhayangkara FC.

Terlebih, kata Herman, pada pekan sebelumnya, Persib juga mengalami kekalahan saat melawat ke markas Bali United. “Sangat kecewa, saya jauh-jauh datang ingin melihat Persib menang,” ujar Herman seraya diamini rekan-rekannya.

Saking kecewanya, Herman bersama rekan-rekannya menyebut, kekalakan Persib dari Bhayangkara FC lantaran permainan yang buruk dari Achmad Jufriyanto dan kawan-kawan.

“Persib kalah karena bermain buruk.  Mereka tidak memikirkan kami yang rela bela-belain dukung ke lapangan dengan modal ongkos sendiri. Tolong main pakai hati,” jelas Herman.

Terakhir diakui Herman, dengan dua kekalahan beruntun yang diderita Persib Bandung, dirinya berharap pelatih Djajang Nurjamen (Djanur) segera dipecat dari kursinya. “Saya mau pelatihnya dipecat saja, biar Persib bisa menang lagi karena itu mau kami, Persib menang,” tandasnya.

Sumber berita : bola.okezone.com

Posted by obat darah tinggi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*